Perbedaan Asuransi Syariah VS Asuransi Konvensional [Part 2]

asuransi
Asuransi Terbaik Indonesia - Asuransi Syariah menjadi salah satu produk finansial asuransi yang banyak dibicarakan di masyarakat. Asuransi Syariah merupakan sebuah produk asuransi yang diharapkan dapat memenuhi keinginan para pengguna ausransi yang ingin memiliki produk asuransi yang terjamin halal serta sesuai dengan peraturan syariah. Sesuai dengan pernyataan dari Dewan Syariah Nasional, maka asuransi syariah didefinisikan sebagai salah satu usaha yang saling melindungi serta tolong menolong antara sejumlah orang. Aspek ini dilakukan melalu bentuk investasi berupa asset (tabbaru) dengan system pola pengembalian yang berguna dalam menghadapi timbulnya resiko tertentu yang disahkan dengan adanya akad (perikatan) yang sesuai dengan ketentuan syariah.

Perbedaan Asuransi Syariah VS Asuransi Konvensional
Asuransi Syariah memiliki keunggulan apabila dibandingkan dengan Asuransi konvensional. Ada perbedaan hal mendasar yang terdapat diantara kedua jenis asuransi ini:

Manajemen Resiko
  • Seperti disebutkan diatas, bahwa asuransi Syariah merupakan bentuk saling bantu, saling tolong, saling menjamin serta bekerja sama yang dilakukan melalui pengumpulan dana hibah atau Tabarru. Manajemen resiko yang ada pada Asuransi Syariah menggunakan Sharing of Risk dimana resiko akan dibebankan kepada perusahaan dan peserta asuransi.
  • Pada asuransi konvensional, hal ini tidak berlaku (sharing of risk) dimana system yang berlaku adalah transfer of risk. Ini merupakan kondisi dimana resiko akan dibebankan kepada peserta asuransi (tertanggung) kepada pihak perusahaan sebagai penanggung.

Pengelolaan Dana
  • Pengelolaan dana dalam Asuransi Syariah bersifat transparan dimana dana digunakan semaksimal mungkin untuk mendatangkan keuntungan bagi pemegang polis asuransi.
  • Pada asuransi konvensional, peserta polis akan dibebani oleh premi dan biaya lain yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya bagi perusahaan asuransi.

System Perjanjian
  • Pada Asuransi Syariah maka perjanjian menggunakan akad hibah dimana akad didasarkan pada system syariah yang berlaku dan dipastikan halal.
  • Pada asuransi konvensional, akad yang dilakukan hampir sama dengan perjanjian jual beli.

Kepemilikan Dana
  • Dana asuransi yang ada pada Asuransi Syariah merupakan milik bersama yaitu milik peserta asuransi. Perusahaan asuransi hanya bertindak sebagai pengelola dana.
  • Pada asuransi konvensional, premi yang dibayarkan merupakan milik perusahaan asuransi.

Manfaat Asuransi
Ketika kita membeli polis asuransi maka ada beberapa manfaat yang bisa kita dapat. Pembagian keuntungan atau profit sharing merupakan keuntungan yang diperoleh dari perusahaan yang berhubungan dengan dana asuransi. Keuntungan tersebut lalu akan dibagi kepada semua peserta asuransi. Selain itu, dengan memiliki polis asuransi dari Asuransi Syariah, maka kita dipastikan akan membayar kewajiban zakat kita (lihat lebih detail: Manfaat Asuransi Syariah). Besaran zakat disesuaikan dengan besaran keuntungan yang diperoleh dari perusahaan. Selain itu, pada system klaim Asuransi Syariah, peserta bisa menggunakan keuntungan dari perlindungan biaya rawat inap untuk seluruh keluarga. Selain itu, Asuransi Syariah juga menerapkan double claim dimana kita bisa mendapat claim yang diajukan meski telah mendapat klaim dari asuransi lain yang telah dimiliki.